PUISI "HEALING DIRI SENDIRI"
aku terdiam sejenak hembusan nafas dari hidung secara perlahan terdengar lembut di telinga ku ayunkan kaki ku berganrian sambil mata ini menunduk ke bawah langkahku letih seperti banyak beban yang berada di pundakku hemmmm........hela nafasku dalam hati bergumam "anggun kurangkah kamu bersyukur dengan nikmat seperti ini?" hemmmmm.....hela naafasku pikiran dan badan sedang tidak bersahabat mereka seperti dua sahabat yang berbeda pendapat hemm....hela nafasku coba lihat daun pohon yang berayun pelan mengikuti angin sepoi tanpa melawan apakah daun itu mengeluh? hemmmmm...hela nafas ku sambil tersenyum bibir ini manusia tidak pernah puas akan nikmat hidup berkacalah pada takdir daun yang tidak pernah mengeluh kepada angin ataupun sang Pencipta-Nya by"Healing Anggun"